Cara Mengecek Denda PBB dengan Mudah!

Cara Mengecek Denda PBB

Cara Mengecek Denda PBB – PBB kependekan dari Pajak Bumi dan Bangunan adalah pungutan atas tanah atau bangunan yang muncul karena adanya keuntungan dan/atau kedudukan sosial ekonomi bagi seseorang atau badan yang memiliki suatu hak atasnya atau memperoleh manfaat darinya.

 cara mengecek denda pbb

PBB termasuk Pajak Negara yang diatur berdasarkan Undang-undang nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 12 Tahun 1994.Kita diwajibkan untuk membayar PBB tepat waktu , jika tidak maka kita akan dikenakan denda. .

Berikut Cara Mengecek Denda PBB!
1. Ketahui nilai PBB Anda

Sebelum membayar pajak, ketahui dulu nilai PBB Anda karena nilai pajak yang dihitung diambil dari NJOP. Besaran PBB yang ditetapkan didapat dari perkalian tarif 0,5% dengan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP). NJKP ditetapkan sebesar 20% dari NJOP (jika NJOP kurang dari 1 miliar Rupiah) atau 40% dari NJOP (jika NJOP senilai 1 miliar Rupiah atau lebih).

2. Mengecek PBB Anda

Cara ini cukup mudah , Anda hanya tinggal membuka situs untuk cek PBB Anda sesuai domisili. Ini disesuaikan dengan kota atau derah tempat Anda tinggal . Cukup mudah sekali kan ? ditambah dengan dunia teknologi yang cukup pesat membuat para penggunanya tidak kebingunan lagi .

 cara mengecek denda pbb

3. Menghitung denda PBB

Pemerintah telah menetapkan besaran 2% sebagai denda keterlambatan pembayaran PBB.Misalnya, PBB rumah Anda adalah 300 ribu Rupiah. Bila terlambat bayar sebulan, Anda akan terkena denda PBB senilai 2% x 300 ribu Rupiah, yaitu 6 ribu Rupiah. Jika telat membayar setahun, maka denda PBB Anda adalah 72 ribu Rupiah.Pemerintah memang memberikan keringanan berupa penghapusan denda. Namun, denda yang bisa dihapuskan hanyalah denda selama 24 bulan. Jika periode keterlambatan Anda lebih dari itu, harus dibayar.

Pada dasarnya, perhitungan PBB adalah perkalian tarif 0,5% dengan NJKP yang sudah dijelaskan di atas. NJKP sendiri merupakan 20% dari NJOP. Apakah sudah cukup jelas?

Misalnya NJOP suatu objek adalah Rp 5.000.000. Maka berapa jumlah PBB yang harus dibayarkan? Berikut adalah penghitungannya.

Pertama, kita harus hitung terlebih dahulu NJKP-nya:
NJKP: 20% x Rp 5.000.000,- = Rp 1.000.000,-

Lalu sekarang kita hitung PBB-nya:
PBB: 0,5% x Rp 1.000.000,- = Rp 5.000,-

Baiklah, itu adalah cara sederhana menghitung besaran PBB, tapi bagaimana kalau penghitungan ini kita implementasikan di kehidupan nyata? Coba kita gunakan rumus ini di situasi tertentu!

Anggap saja kamu memiliki rumah seluas 50 meter persegi yang berdiri di atas sebidang tanah seluas 100 meter persegi. Misalkan harga bangunan tersebut adalah Rp 700.000, sementara harga tanah tersebut adalah Rp 1.500.000. Jadi berapakah PBB yang harus kamu bayarkan?

Pertama, kita hitung terlebih dahulu nilai bangunan dan tanahnya:

Bangunan: 50 x Rp700.000 = Rp35.000.000
Tanah: 100 x Rp 1.500.000 = Rp150.000.000

Kedua, kita hitung NJOP nya dengan menjumlahkan nilai bangunan dan tanah:

Nilai Bangunan: Rp35.000.000
Nilai Tanah:   Rp150.000.000
————————————— +
Rp. 185.000.000

Terakhir, setelah diketahui NJOP nya, kita bisa langsung menghitung PBB nya:
NJKP: 20% x Rp125.000.000 = Rp37.000.000
PBB
: 0,5% x Rp 35.000.000 = Rp175.000

Itulah cara untuk mengetahui dan menghitung denda PBB Anda. Semoga artikel ini bermanfaat !

You May Also Like

About the Author: Devi Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: