Panel Surya-Pengertian,Cara Kerja, dan Harga

Penggunaan panel surya di Indonesia saat rendah. Padahal sinar matahari di Indonesia sangat melimpah. Faktor yang menyebabkan penggunaan sel surya rendah, karena kurangnya informasi mengenai pengertian, cara kerja, harga dan manfaat dari sel surya.

Sebenarnya panesl surya itu seperti apa sih?Nah, disini Primaitech akan menjelaskan seputar sel surya. Simak penjelasannya hingga selesai.

Pengertian Panel Surya

Panel surya merupakan suatu kompenen yang dapat digunakan untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Energi matahari juga bisa dimaksimalkan energi panasnya melalui sistem solar thermal.

Sel surya mampu bertahan selama 20 tahun. Dalam pemakaian jangka waktu tersebut, panel surya tidak akan mengalami penurunan efisiensi yang signifikan. Sel surya juga tidak memancarkan emisi gas rumah kaca yang berbahaya . Jadi, tidak akan memberikan kontribusi terhadap dampak perubahan iklim.

Cara Kerja

Energi listrik  yang diproduksi biasanya akan digunakan sesuai dengan kebutuhan listrik dan akan disimpan menggunakan batrei. Cara kerja dari sistem sel tenaga matahari ini tetap dapat berjalan meski keadaan sore, malam hari bahkan hujanpun juga bisa karena dengan adanya bantuan dari batrei tersebut.

Akan ada kabel dari panel surya yang akan terhubung dengan panel listrik rumah. Sel surya terintegrasi ke panel listrik rumah, maka akan otomatis mengambil aliran listrik dari sel surya jika kita menggunakan barang elektronik.

Namun, jika supply dari panel surya tidak cukup maka akan mengambil aliran listrik dari PLN. Cara kerjanya, jika kita melakukan paralel dengan listrik PLN. Jadi, kalian bisa menjual kembali tagihan listrik ke PLN jika penggunaan supply dari sel surya melebihi batas konsumsi listrik.

Kalian juga bisa menggunakan meteran ekspor impor . Meteran ini berungsi untuk mencatat beberapa listrik yang dibeli, berapa listrik yang dijual dan yang dibayarkan selisihnya.

Harga

Untuk harga ini sesuai dengan penggunaan dari listriknya sendiri. Pemasangan sel ini diawali dengan kebutuhan dari konsumen. Pihak pemasang akan melihat data dari tagihan per bulan yang biasa konsumen bayarkan kepada PLN.

Dari data tersebut maka mereka akan mengetahui berapa banyak panel surya yang akan di pasang dan berapa biaya yang dibutuhkan. Jika konsumen setuju , maka akan dilakukan surver lokasi pemasangan.

Panel surya ini berukuran besar sehingga pihak penyedia harus melihat besar watt listrik dari lokasi pemasangan. Jika besar watt listriknya sekitar 2200 watt , maka dibutuhkan sekitar 6-8 sel surya¬† dengan ukuran 1×2 meter. Yang bisa menggunakan sel surya umumnya memiliki besar listrik sekitar 1300 watt.

Biasanya untuk pemasangan sel surya 2200 watt kurang lebih Rp. 50 juta-an.

Keunggulan

  • Sel surya bisa dibilang ramah lingkungan karena tidak memancarkan emisi gas rumah kaca yang berbahaya dan juga tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim.
  • Sel surya memanfaatkan energi matahari
  • Sel surya mudah dipasang dan untuk biaya pemeliharaannya sangat rendah
  • Banyak negara di dunia menawarkan isentif yang mengguntungkan
  • Sel surya tidak kelihangan banyak efesiensi dalam masa pakainya sekitar 20 tahun
  • Panel surya menggaransi penggunaannya untuk menghemat biaya energi

Kelemahan

  • Sel surya masih relatif mahal
  • Sel surya masih perlu meningkatkan efesiensi secara signifikan sekitar kurang dari 20%
  • Sel surya terbuat dari beberapa bahan yang tdiak ramah lingkungan
  • Daur ulang dari sel surya akan menyebabkan kerusakan lingkungan

Demikianlah beberapa informasi mengenai Panel Surya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian. Gunakan Sumber Daya Alame sebaik mungkin. Pakai sebutuhnya dan lindungilah bumi kita.

You May Also Like

About the Author: Devi Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: