Pengertian Ventilasi Silang dan Manfaatnya!

Tinggal di negara yang beriklim tropis membuat kita tidak bisa lepas dari pendingin udara dan kipas angin. Padahal, kamu bisa menggantinya dengan ventilasi silang yang ideal, lho. Ventilasi silang ini bisa dimanfaatkan untuk menyejukkan ruangan dalam rumah. Selain itu, kamu bisa memaksimalkan usahamu untuk lebih hemat energi.

Tahu kah kamu Ventilasi Silang itu apa? Yuk, langsung saja cek penjelasan seputar ventilasi silang di bawah ini!

Pengertian Ventilasi Silang

Ventilasi silang atau cross ventilation adalah metode sirkulasi udara pada suatu hunian yang memanfaatkan dua jalur bukaan dengan posisi saling berhadapan di dalam satu ruangan. Jalur bukaan yang dimaksud bisa berupa jendela, pintu, atau lubang angin yang umumnya terletak di bagian atas dinding atau atap.

Alasan kenapa sistem ventilasi ini dianggap penting bagi kualitas suhu ruangan karena memungkinkan udara mengalir dari dan ke luar ruangan secara berkelanjutan. Sehingga, tidak ada pengendapan di dalam ruangan.

Manfaat Ventilasi Silang

#1 Meningkatkan Kualitas Udara dan Suhu di Dalam Rumah

Sistem ventilasi diciptakan untuk sirkulasi udara di dalam rumah, tapi dengan desain ventilasi silang, kualitas udara indoor bisa lebih ditingkatkan lagi. Dengan perputaran yang lebih optimal, maka udara akan terasa lebih bersih, segar, dan tidak sumpek.

Ventilasi ini juga akan sangat membantu dalam menjaga kestabilan suhu karena udara yang masuk tidak bertahan lama, melainkan terus didorong keluar. Otomatis, ruangan juga jadi anti-gerah.

#2 Akses Cahaya Semakin Maksimal

Ventilasi silang ini juga memungkinkan rumah mendapatkan cahaya matahari yang cukup sehingga hunian semakin terang. Cahaya matahari langsung memiliki banyak sekali manfaat kesehatan maupun psikologis. Pancaran sinar matahari alami membantumu dan keluarga untuk dapat hidup lebih sehat. Tak hanya itu, kamu juga bisa lebih hemat energi karena tidak perlu menyalakan lampu saat pagi hingga sore hari.

#3 Menimalisir Penggunaan AC

Banyak orang yang memilih memasang AC untuk menjaga suhu dan kualitas udara di dalam rumah. Namun, AC tentunya menghabiskan energi dan biaya listrik yang tidak murah. Kamu bisa menggantinya dengan memasang ventilasi secara silang. Ventilasi ini juga sangat cocok diterapkan apabila kamu berencana tak memerlukan alat pendingin tambahan, karena sudah ada ventilasi alami.

#4 Hemat Listrik

Mungkin kamu tidak sadar jika sudah menggunakan banyak tenaga listrik. Padahal kita dianjurkan untuk berhemat karena sumber energi yang ada terbatas. Salah satu fungsi terpenting dari ventilasi ini adalah hemat listrik. Dengan kondisi yang lebih sejuk dan segar, maka pemakaian AC di dalam rumah bisa lebih ditekan, terutama untuk musim hujan yang cenderung lebih adem. Selain membantu lingkungan dengan hemat energi, pengeluaran bulananmu tentu lebih irit .

#5 Hemat Biaya

Dengan menggunakan sistem ventilasi ini, kamu tak perlu khawatir pegeluaran biaya listrik yang membengkak akibat penggunaan AC dan lampu yang berlebihan. Berikut ini cara menerapkan ventilasi ini di rumah.

  • Standar ideal. Ukuran bukaan ventilasi seharusnya sesuai dengan luas ruangan. Arsitek Tiffa Nur Latiffa menyebut bahwa Standar Nasional Indonesia (SNI) menyarankan bukaan termasuk untuk jalan masuk cahaya ke rumah minimal 20% dari luas lantai ruangan. Lubang ventilasi jendela minimal 5% dari luas ruangan.
  • Meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. Ventilasi silang yang baik haruslah bisa meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. Ini akan mendukung gaya hidup produktif dan sehat bagi semua penghuninya. Selain berhemat, keberadaan ventilasi ini juga akan meminimalisasi zat-zat kimia yang berada di dalam rumah berkurang. Ini akan mengurangi kelembapan yang memicu munculnya jamur.

You May Also Like

About the Author: Devi Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: